EURUSD Kembali Terpuruk Atas Penguatan Dolar dan Risk Aversion

EURUSD Kembali Terpuruk Atas Penguatan Dolar dan Risk Aversion

Diperbarui • 2023-05-17

Sentimen risk aversion yang terus berlanjut terus mendukung preferensi investor terhadap dolar AS dan membuat EURUSD terus tertahan untuk minggu kedua berturut-turut pada hari Rabu. Pasangan mata uang ini kembali bergerak area yang terakhir terlihat pada awal April di sekitar 1,0830 di tengah kelanjutan kekhawatiran seputar plafon utang AS.

Sementara itu, pernyataan dari anggota Dewan ECB, De Cos, yang menyiratkan bahwa siklus kenaikan suku bunga bank sentral tersebut mendekati akhir, melengkapi sentimen negatif terhadap mata uang tunggal tersebut. Pandangannya tersebut berseberangan dengan rekannya yang tetap mendukung kebijakan pengetatan dalam pertemuan Juni dan Juli.

Euro diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh pergerakan dolar AS dan mungkin akan terpengaruh oleh perbedaan pendekatan antara Fed dan ECB dalam rencana penyesuaian suku bunga.

Ke depannya, pidato ECB yang bersifat hawkish terus mendukung kenaikan suku bunga lebih lanjut, meskipun pandangan ini tampak kontras dengan penurunan momentum dalam fundamental ekonomi di wilayah tersebut.

Reaksi Pasar

Aksi jual pasar masih didominasi oleh sentimen seputar mata uang Eropa, dan kompleksitas risiko secara umum, dan saat ini menarik EURUSD ke level terendah baru di sekitar 1,0830.

Tren

EURUSD terus melemah dan melanjutkan penurunan di minggu ini serta menguji level 1,0830 setelah dolar AS terus mendapat kekuatan untuk melanjutkan rebound di tengah ketidakpastian terhadap risiko yang berlanjut.

Rencana Perdagangan

Potensi SELL EURUSD dapat dipertimbangkan pada level 1,0820 dengan target profit pada level 1,0810/1,0805.

Potensi BUY EURUSD dapat dipertimbangkan pada level 1,0845 jika cukup kuat menembus level ke atas 1,0840 dengan target profit pada level 1,0850/1,0865.

EURUSD 17052023.jpg

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera